Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

Jalan Jenderal Sudirman Up Date

Lokasi                           : Jl. Jenderal Sudirman
Waktu Pengambilan      : Minggu, 29 Januari 2017
Jam                                : 11:30 WIB
                                         Lenovo Vibe K4 Note

(Video) penyerangan Jepang ke Palembang tahun 1942

Video penyerangan Jepang ke Palembang tahun 1942 sumber : Youtube

Bisokop Orental 1947

Lebih lengkap baca : Bioskop Oriental

Belakang Pasar Sekanak tahun 1970-an

Hotel Red Planet Palembang

Red Planet Palembang dirancang untuk meningkatkan pengalaman perjalanan dengan memberikan kepada para pelancong yang melakukan bisnis dan menikmati liburan mereka segalas sesuatu yang mereka perlukan sementara menghindari layanan-layanan yang lebih menjadikan hambatan bukannya bantuan. Palembang adalah ibukota Sumatra Selatan dan terletak di bantaran Sungai Musi. Red Planet Palembang yang terdiri dari 147 kamar memiliki waktu tempuh 40 menit dari bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dan memberi akses nyaman ke tempat tujuan dengan daya tarik yang harus dilihat termasuk Jembatan Ampera, Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II dan istana Benteng Kuto Besak abad ke 18. Fasilitas hotel mencakup ruang rapat, restaurant dan fasilitas untuk penderita cacat.

Diluncurkan pada 2014, Red Planet Palembang telah menetapkan kembali sektor hotel bernilai dengan menawarkan harga yang mencakup semuanya untuk setiap kamar, setiap malam. Semua kamar dilengkapi dengan Wi-Fi kecepatan tinggi secara cuma-cu…

Gedung Pelayanan Terpadu Rujukan Nasional Rumah Sakit Muhammad Husein Palembang

Pembangunan Gedung  Pelayanan Terpadu Rujukan Nasional  berdiri diatas lahan 3.956 m² dengan luas lantai 11.236 m²  yang terdiri dari 8 lantai. Acara Toping off Ceremony atau dalam istilah daerah Palembang  “naek bubungan” pada hari Kamis 15 Desember 2016  dihadiri oleh Direktur Utama RSMH Dr.Mohammad Syahril,Sp.P,MPH, Direktur Umum, SDM dan Pendidikan Drs. Amrizal,Apt,M.Kes,MARS , Dekan FK UNSRI Dr.Syarif Husin,MS, Anggota Dewan Pengawas RSMH Bapak Sudarso,MM , Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan Bapak Edi Garibaldi, Direktur Operasional PT.PP  Pracetak  Bapak Ir.Ahmad Sanusi, Konsultan Pt.Ciria Jasa Bapak Triyono, dan  para staf  yang terlibat dalam proyek, serta para undangan lainnya.
Dalam kata sambutannya Direktur Utama RSMH Dr.Mohammad Syahril,Sp.P,MPH  mengatakan bahwa Gedung Pelayanan Terpadu  Rujukan Nasional yang berlantai 8 ini akan menjadi ikon atau simbol sejarah bagi  RSMH sebagai RS berstandar Internasional. Seperti yang diketahui saat ini prestasi yang dicap…

Jalan Sekanak Tahun 1965-1970an

Pangkal Proyek Update

Kawasan 10 Ulu Update

Lokasi                           : Jalan Pasar 10 ulu & Jembatan Ampera
Waktu Pengambilan     : Minggu, 22 Januari 2017
Jam                              : 16:10 WIB
                                        Lenovo Vibe K4 Note

Air Mancur Up Date

Lokasi                           : Jembatan Ampera
Waktu Pengambilan     : Minggu, 22 Januari 2017
Jam                              : 16:30 WIB
                                        Lenovo Vibe K4 Note

Permainan dengan Ban Motor

Memainkan permainan ini bisa dilakukan sorang diri, namun yang paling mengasikkan tentu saja bermain bersama teman-teman, waktu yang pas untuk memainkannya adalah pada sore hari supaya cuaca tidak terlalu panas, biasanya pada saat pulang sekolah anak-anak akan membuat janji untuk berkumpul di suatu tempat sambil membawa ban yang akan digunakan untuk bermain, setelah semuanya berkumpul maka mulailah permainan ini dilakukan, rute yang dilalui ya disekitar jalanan yang ada di kampung, semua jalan dan gang yang ada di kampung akan habis dilalui dengan berlari-lari kecil sambil memukul ban bekas motor tersebut, selain melalui rute di sekitar kampung, terkadang anak-anak yang bermain bisa juga sampai ke kampung sebelah atau ke suatu tempat yang direncanakan, misalnya ke pantai atau ke sungai, istilah jaman sekarangnya mungkin touring, namun jika touring yang kita kenal adalah dengan mengendarai kendaraan tertentu, makan touring disini adalah mengunjungi suatu tempat sambil membawa ban bekas…

Masjid Agung Palembang tahun 1990

Tepi Sungai Musi tahun 1970-an

Ekspedisi Belanda-Jerman untuk mengamati gerhana matahari Januari 1926 di Palembang

Gerhana matahari total yang terjadi pada 14 Januari 1926 mencakup wilayah : Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bangka Belitung, dan Pontianak, sehingga pada saat itu Pihak kerajaan Belanda mengandakan kerjasama dengan pihak Jerman untuk melakukan pengamatan tentang gerhana matahari tersebut.
Gerhana matahari yang pertama kali terjadi di Palembang ini merupakan fenomena yang unik bagi ilmuwan kedua negeri tersebut, di mana sebelumnya wilayah Indonesia yang lain juga pernah di lintasi gerhana matahari total sebelumnya yaitu pada 18 Mei 1901 yang meliputi wilayah : Padang, Jambi, Pontianak, Balikpapan, Samarinda, Palu, dan Ambon

Parade Menyambut kelahiran Putri Marijke pada 18 Februari 1947 di Raadhuisweg/ Jalan Merdeka Palembang Part #2

Peralatan tempur dan prajurit sedang melakukan parade kekuatan yang di lakukan oleh Batalyon Resimen Stoottroepen di sepanjang Raadhuisweg / Jalan Merdeka dab berbelok kearah alun-alun kota Palembang yang saat ini menjadi MONPERA . Parade ini di tujukan untuk menyambut kelahiran Putri Marijke  pada 18 Februari 1947 sumber foto : beeldbankwo2.nl

Parade Menyambut kelahiran Putri Marijke pada 18 Februari 1947 di Raadhuisweg/ Jalan Merdeka Palembang Part #1

Bioskop Luxor Palembang

Film Seven Sweethearts (1942)
Plot Summary
Covering the tulip festival in Little Delft, Michigan, reporter Henry Taggart takes a room at an inn ran by an eccentric old Dutchman, Mr. Van Maaster and his seven daughters. The eldest, Regina, is spoiled and stage-struck while Billie, Victor, Albert, Cornelius, Peter and George work there as boys. Henry, momentarily attracted to Regina, realizes he is in love with Billie when he hears her sing. Billie, resists his attentions, believing him the property of Regina since it is a Van Maaster family tradition that no girls in the family can marry until the eldest has. Billie admits her love for Henry but Regina will not relent. The old man trails Regine to New York where she says she has eloped, and asks that Billie marry Henry. Six couples in wedding clothes stand at the altar in the Little Delft church; Billie and Henry and the five other sisters with their intended. - Written by Les Adams Meliput festival tulip di Little Delft, Michigan, repo…

Senja Di Masjid Agung Palembang

Jalan Jenderal Sudirman Tahun 1991

Sumber foto : Jalan Jend Sudirman Tahun 1991 Foto : rozaliyasinali

Talang Betutu Tempo Dulu

Lapangan terbang Talang Betutu yang merupakan cikal bakal Pangkalan TNI AU Palembang pada masa pendudukan Belanda maupun Jepang adalah salah satu lapangan terbang di Indonesia berkedudukan di Sumatera Selatan. Lapangan terbang ini dahulu berfungsi sebagai pangkalan pesawat-pesawat tempur dan markas pasukan Jepang dalam upaya pertahanan atas pendudukannya di Indonesia terbukti disekitar lapangan terbang banyak dibangun tempat-tempat perlindungan. Selain difungsikan sebagai pertahanan, Jepang pernah menjadikan sebagai basis pendidikan kemiliteran Gyugun Angkatan Udara dimana mereka disiapkan menjadi Perwira pengawal lapangan terbang.
Banyak buruh romusha yang direkrut BPP Palembang ( Badan Pembantu Pemerintah (BPP), masayarakat setempat mengenalnya sebagai buruh pembantu Pemerintah ), sekitar bulan november 1943, BPP Palembang mendapat tenaga kerja "tambahan". Sekitar 3.000 orang dari pihak Sekutu yang di tawan jepang ditugaskan bersama mereka membangun pelabuhan udara di Betun…

Sejarah Hotel Sehati

Hotel yang termasuk berkelas di zamannya ini terletak di kawasan elite talang semut dimana kebanyakan warga Belanda yang tinggal di sini, dengan mengandalkan kenyamanan dan ketersediaan air panas dan dingin,. Banguan yang sudah ada sejak era tahun 1920-an ini termasuk hotel yang bagus dan disewa oleh perusahaan minyak BPM dan SHELL(sekarang PERTAMINA) untuk karyawan-karyawannya sebelum mereka mendapatkan rumah instansi di Plaju. Dulu karyawan dan keluarga BPM dan SHELL dan Untuk karyawan biasanya SVPM/STANVAC biasanya di tinggal di Hotel Buijs/Swarnadwipa) didekatnya.
Sama seperti hotel Buijs/ Hotel Swarna Dwipa yang sama-sama terletak di dekat kambang iwak besak yang saat itu era tahun 1956 atau 1957-an ada taman burung yang merupakan hiburan tersendiri bagi tamu hotel yang menginap.
Setelah era kemerdekaan dan nasionalisasi maka kepemilikan hotel ini beralih ke alm H.Bajumi Wahab yang cukup lama di kelola samapai dengan era tahun awal 2000-an, seiring waktu dan kalah bersaing dengan h…

Sejarah Hotel Swarna Dwipa

HOTEL SWARNA DWIPA
“Hotel Buijs” yang sekarang menjadi "Swarna Dwipa",  begitulah menyebut hotel yang terletak di Jalan Tasik yang berhadapan langsung dengan kambang iwak besak yang awalnya merupakan mess PT. Stanvac  dengan ciri khas baling-baling pesawat terbang yang kemungkinan maksudnya untuk tempat menginap para pilot penerbang stanvac.
Kebersihan dan kesehatan sanitasi hotel “de Boer” selalu di jaga seperti melakukan voging atau penyemprotan anti nyamuk di halaman hotel per 2 kali sehari.
Hotel ini juga dekat dengan hotel smith atau hotel sehati yang juga tidak jauh dengan zwembad /kolam renang “Garuda” yang ada di jalan hangtua, karena berhadapan dengan kambang iwak besak suasana asri dan udara yang segar dan saat sore menjelang,  tanah lapang di dekat kambang iwak menjadi tempat anak-anak bermain bola atau permainan lainnya.
Tidak sembarang orang saat itu untuk melaksanakan acara di hotel tersebut, orang-orang yang sudah di cap sebagai orang kaya yang bisa. Tahun 1950 an…

Foto Perbaikan bangunan Kantor Ledeng/ Gedung Walikota Palembang tahun 1945-1950

Foto-foto tahap perbaikan water torent ( kantor ledeng ) yang sebelumnya di lakukan kamuflase oleh pihak Jepang saat perperanganpada era tahun 1945-1950-an. Sumber foto : Indiegangers.nl

Ribuan Umat Islam Ikuti Tabligh Akbar Bersama Habib Rizieq di BKB

Palembang, Sumselupdate.com – Ribuan umat Islam di Sumsel,  mengikuti tabligh akbar Maulid arba’in di Benteng Kuto Besak Palembang (BKB), Sabtu (7/1) malam. Kedatangan Habib Rizieq Shihab yang merupakan imam besar FPI/Pembina GNPF MUI dan rombongan dari Jakarta sepertinya menjadi magnet bagi umat Islam di daerah ini untuk datang. Mereka pun tetap hikmat mengikuti acara meski diguyur rintik hujan. Diketahui Habib Rizieq Shihab datang ke Palembang beserta M. Al Khaththoh (sekjen FUI sekaligus  Sekretaris GNPF MUI), KH Zaitun Rusmin (Wasekjen MUI/Wakil Ketua GNPF) dan KH M Husni Thamrin Pimpinan Ponpes Al Ihya Bogor/Pembina GNPF MUI). Saat rombongan Habib Rizieq memasuki lokasi kegiatan, jama’ah pun tak henti mengumandangkan takbir, “Allahu Akbar!” Mereka duduk dengan tertib, beralaskan koran untuk mendengarkan tausiah dari tokoh aksi bela Islam terkait kasus penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahja Purnama alias Ahok itu. Dalam kesempatan tabligh akbar ini…

Kawasan pasar 10 Ulu Palembang

Salah satu kawasan pasar di kota ini sudah tampak tertib, tidak terlihat lagi pedagan kaki 5 yang memenuhi sisi kiri dan kanan jalan pasar ini sehingga tidak jarang menyebabkan kemacetan di kawasan ini dari tahun 2015 kawasan ini terus berbenah dari kebersihan sungai, membongkar bangunan-bangunan liar, ataupun membongkar lapak pedagang yang tidak pada tempatnya. Setiap hari petugas Pol PP  bersiaga di sini biar para PKL tidak kembali berdagang di bahu jalan kembali.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Palembang- Pedagang kali lima (PKL) di kawasan Pasar 9-10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang kembali ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Palembang, Senin (21/11) sekitar pukul 10.00.
Berdasarkan pantauan Koran Kito di lapangan, sejumlah PKL yang menempati badan Jalan KH Azhari Kecamatan SU I Palembang, dilakukan pembubaran. Tampak, pedagang dengan sigap membereskan da…

Khidmatnya Berdzikir di Rumah Dinas Walikota - Peringatan Maulid Nabi SAW Pemerintah Kota Palembang

Palembang—Memakai baju putih masyarakat berbondong-bondong datang ke rumah dinas Walikota Palembang mengikuti Dzikir Akbar bersama Walikota Harnojoyo di Jl Tasik Kambang Iwak Palembang, Rabu (4/1). Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Harobin Mustofa dan Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota. Rangkaian Dzikir tersebut dimulai pukul 20.00 WIB yang dipimpin Habib Mahdi Bin Sihab. Duduk rapi beralaskan karpet, ratusan warga begitu khidmat dan khusyu’ melantunkan dzikir hingga usai. Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan kegiatan majelis maulid arbain selama 20 tahun ini adalah kali pertama dilaksanakan di rumah dinas. Oleh sebabnya pihaknya menyambut baik penyelenggaraan ini. Dalam sambutan, Harnojoyo menjelaskan berbagai program unggulan Pemkot Palembang, mulai dari gotong royong setiap hari Minggu pagi dan safari subuh ke masjid di Palembang. “Ini adalah program Islami kami menuju Palembang madani, ini akan terus kami lakukan,” ujar dia. Banyaknya jumlah warga yang ikut berdzikir memaksa sejuml…