Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2012

Antri BBM di Palembang

Kemacetan arus kendaraan di Palembang hingga hari ini, Senin (28/5), masih terjadi tontonan sehari-hari.Dari pantauan Sumsel Post, di beberapa ruas jalan seperti di Jl Patal Pusri, Jl R Sukamto, kawasan Sekip, Jl Merdeka dan Jl Demang Lebardaun terjadi kemacetan.Penyebab kemacetan itu adalah antrean kendaraan truk dan kendaraan pribadi saat mengisi BBM di SPBU yang sudah mengular hingga keluar pagar SPBU dan memakan badan jalan sehingga akibatnya laju kendaraan terhalang. 
Seperti di SPBU Patal Pusri dan R Sukamto, begitu juga di SPBU Jl Demang Lebardaun (Simpang Pakjo).Sementara di Jl Mayor Ruslan Sekip misalnya, kemacetan kendaraan terjadi mulai dari pangkal Jl Madang hingga simpang Pasar Sekip. Pasalnya, masih belum sadarnya pemilik kendaraan yang masuk dan keluar dari Jl Bendung dan simpang tiga Pasar Sekip. 
Kondisi ini diperparah dengan keluarnya siswa di SMA, SMK dan SMP Nurul Iman Yasir (40) pengemudi taksi Ampera Perum saat dipintai keterangan menjelaskan bahwa …

Palembang TV (Pal TV)

Palembang Televisi (PALTV) sebagai televisi lokal pertama di Bumi Sriwijaya memfokuskan diri terhadap minat & keinginan pemirsa di Sumatera Selatan khususnya Kota Palembang. Kalau televisi nasional memberikan program yang bersifat umum dan universal maka PALTV lebih menekankan 
kepada proksimiti (kedekatan), melibatkan pemirsa melalui program interaktif baik dengan cara interaktif via telepon,SMS, dan melakukan kegiatan off air untuk memperkuat penetrasi ke masyarakat. Sesuai dengan motto program PALTV yaitu;  “Memang Punyo Kito”.
Siapakah segmen pemirsa  PALTV? Sebagai televisi lokal tentu PALTV ingin diterima di semua lapisan masyarakat. Intinya, PALTV ingin menjadi bagian dari masyarakat sehingga PALTV memposisikan diri sebagai televisi keluarga (all segment). Pemirsa PALTV memiliki karakter khas Palembang yaitu : bersifat  dinamis, memiliki fanatisme yang tinggi terhadap budayanya, solidaritas yang kuat, lugas dan ekspresif, memiliki keingintahuan yang tinggi, senang terlibat da…

Palembang Square Xtention

PT Matahari Department Store Tbk (MDS), department store terkemuka di Indonesia, kembali mengembangkan jaringannya dengan meresmikan gerai ke-107 di Palembang Square PSX, Sumatera Selatan. Kehadiran MDS di Palembang Square PSX ini merupakan gerai ke-2 di kota Palembang dan menjadi gerai ke-16 yang hadir di wilayah Sumatera, setelah sebelumnya telah hadir di kota Banda Aceh, Medan, Batam, Binjai, Pekanbaru, Padang, dan Jambi. Kini dengan bangga  MDS mempersembahkan gerai ke-107 ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Palembang dan sekitarnya, sebagai bentuk nyata komitmen MDS untuk terus berekspansi ke berbagai kota di Indonesia. Palembang Square PSX sendiri berada di lokasi yang cukup strategis serta mudah dijangkau sehingga diharapkan akan menambah kenyamanan berbelanja para pelanggan di sekitar kota Palembang maupun dari kota-kota lain. Gerai MDS di Palembang Square PSX menawarkan suasana belanja yang berbeda, denganpencahayaanyang ekslusif dan area belanja tidak kurang…

Pulau Seribu di Palembang

Di Pulau Seribu, Kertapati, Bantu Musafir Beribadah, Tak Masuk Peta Kota Palembang
Menyebut nama Pulau Seribu, ingatan kita pastilah melayang ke kepulauan yang menjadi kawasan objek wisata di Jakarta. Padahal, di metropolis memiliki kawasan dengan nama serupa. Sayangnya, Pulau Seribu yang ada di Palembang berada di Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, tidak banyak diketahui orang. Seperti apa tempatnya?
Menyambangi Pulau Seribu tidak begitu sulit. Masuk dari dermaga pasar induk Jakabaring, masyarakat dengan mudah dapat sampai ke sana menggunakan ketek. Ongkos dipatok pun tidak begitu tinggi. Ketika Sumeks Minggu menggunakan jasa angkutan air tradisional ini, pengemudi ketek hanya meminta biaya Rp2.000 hingga Rp3.000.

Tiba di tujuan, bayangan pulau seribu seperti objek wisata yang ada di Jakarta sirna. Bahkan, pulau-pulau seperti yang ada di pulau seribu di Jakarta dan sempat dibayangkan koran ini juga tidak terlihat.
Berdasarkan cerita masyarakat, didapat secara turun menurun, nama P…

Kopi Roda Palembang

Bangunan kopi roda yang memiliki arsitek bangunan Belanda ini dulunya merupakan tempat penggilingan yang  menghasilkan kopi yang termasuk "nikmat" di Palembang, lumayan banyak juga yang merasakan cita rasa kopi ini di era tahun 60 an saat kopi sedang "berjaya", maka di produksi kopi yang berkwalitas nomor satu. kopi yang di produksi di sini di pasarkan sampai ke dareah-daerah seperti OKI, Banyuasin, MUBA, Prabumulih dan Muara Enim.  tetapi seiring perkembangan zaman, di era tahun 90-an disaat harga kopi juga jatuh dan bersaing dengan produk kopi lainnya yang berasal dari lokal ataupun dari luar pulau.
Dulu saat melintas di kawasan ini pasti tercium wangi kopi yang sedang di olah,  tetapi sekarang semua sudah tinggal cerita, saat berkunjung dengan tujuan untuk merasakan kenikmatan kopi roda, ternyata tempat ini tidak memproduksi kopi secara masal lagi  lagi.
Palembang, Segaran, 0512, Dodi NP

Buah Kesemek

Kesemek adalah nama sejenis buah-buahan dari marga Diospyros. Tanaman ini dikenal pula dengan sebutan buah kaki, atau dalam bahasa Inggris dinamai Oriental (Chinese/Japanese) persimmon. Nama ilmiahnya adalah Diospyros kaki. (‘Kaki’, bahasa Jepang, adalah nama zat tanin yang dihasilkan buah ini). 
Pohon kesemek berukuran kecil sampai sedang, 15 m atau kurang, dioesis (dioecious, berumah dua) dan kadang-kadang monoesis, berbatang pendek dan bengkok-bengkok, banyak cabang, serta menggugurkan daun.Daun dalam dua deret, tersusun berseling, bertangkai pendek lk. 3 cm, bundar, bundar telur sampai jorong, 2,5-15 × 5-25 cm, hijau kuning berkilap.
Bunga jantan dalam malai pendek berisi 3-5 kuntum, bunga betina soliter, di ketiak daun, berbilangan 4. Buah buni berbentuk gepeng membulat dan bersegi empat, hijau kekuning-kuningan sampai merah, dengan daun kelopak yang tidak rontok.kesemek sekarang sudah sulit dijumpai atau hampir punah. Kesemek yang matang berwarna antara jingga kekuningan sampai …

Buah Keranji

Buah keranji (Dialum indum) banyak ditemukan di daerah Sumatera dan Kalimantan, dengan diameter kurang lebih 2cm, bercangkang hitam rapuh, memiliki biji tunggal dengan rasa asam manis dan tekstrur buah seperti kapas berwarna orange.
Dulu buah ini banyak di temukan di Palembang, seperti di tuturkan oleh Zainab (65) yang tinggal di Jalan Ali Gathmir," dulu saat masih kecil buah keranji ini jadi jajanan yang di beli di pasar kuto". 
Batang buah keranji yang lumayan besar dulu banyak di dapati sebagai tanaman liar ataupun sebagai  pohon pereduh, tetapi dari tahun ke tahun buah ini semakin sukar di temui karena populasinya juga yang terus menurun, karena di pasar Palembang sendiri hanya sekali-sekali saja buah ini ada itupun dengan kisaran 50 ribu perkilo. salah satu penyebabnya karena kayu batang ini lumayan bagus untuk di jadi kan papan atau tiang untuk rumah. 

Kebanyakan buah ini setelah di “Unduh” di jemur terlebih dahulu karena selain untuk meningkatkan kwalitas buah juga menc…

Halte Trans Musi Update

PALEMBANG (SINDO) – Ada yang berbeda dari halte Bus Rapid Transit (BRT) Transmusi saat ini. Guna meningkatkan antusias masyarakat agar menaiki transportasi massal ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang mengecat halte yang semula berwarna hijau menjadi bermacam-macam warna.
Kabid Transportasi Rel dan Jalan Dishub Palembang Agus Suprianto mengatakan, perubahan warna halte tersebut merupakan salah satu bentuk pemeliharaan dan perawatan halte.Untuk 2010,pihaknya menganggarkan dana perawatan sebesar Rp100 juta dari APBD Palembang. “Selain mengecat, dengan dana tersebut, halte-halte yang rusak juga direnovasi.Termasuk penggantian kaca-kaca yang pecah,” ujar Agus di Palembang kemarin. Agus mengaku, dana tersebut dipastikan tidak mampu mengakomodasi seluruh halte yang berjumlah 74 unit tersebut. Meski demikian, pihaknya berupaya untuk menganggarkan kembali pada 2011.
Saat disinggung mengenai warna cat yang digunakan, Agus mengaku sengaja memilih warna terang,seperti or…

Pelebaran Jalan Sukarno Hatta Palembang

Blue Bird Hadir di Kota Palembang

Palembang, 20 Oktober 2011. Taksi regular Blue Bird Group kini hadir di kota Palembang. Peluncuran Perdana taksi berlogo burung biru ini dilaksanakan di kantor Pemerintah Kota Palembang, ditandai dengan pemukulan kendi dan pelepasan balon ke udara oleh Walikota Palembang, bapak Ir. H. Eddy Santana Putra, MT beserta jajaran terkait lainnya,Kamis (20/10).Acara dilanjutkan dengan konvoi keliling kota Palembang yang diikuti oleh Bapak Walikota Ir. H. Eddy Santana Putra, MT. Kehadiran taksi Blue Bird di kota Palembang bukan saja mewarnai moda transportasi jenis taksi, tapi juga terkait dengan persiapan Pemkot Palembang sebagai tuan rumah penyelenggaraan Sea Games ke 26 yang akan berlangsung pada bulan November nanti. Sesuai dengan penjelasan dari Taksi Blue Bird Palembang, Andre Djokosoetono, dalam pidato pembukaannya “Untuk tahap pertama ini baru 50 unit, dan akan terus ditambah hingga 100 unit dalam waktu dekat, dimana saat ini sedang tahap persiapan, khususnya menyangkut SDM, …

Palembang Sport & Convtion Center

Palembang Sport & Convention Center (baca: PSCC) merupakan wujud nyata revitalisasi gelanggang olahraga Sriwijaya dengan sentuhan futuristik, dinamis dan modern. Gelanggang olahraga bersejarah seluas 25,028 m2 ini diresmikan oleh Bapak Presiden Soeharto 40 tahun yang lalu. 
Renovasi PSCC merupakan salah satu visi pemerintah Sumatra Selatan yang ingin Palembang sukses sebagai tuan rumah perhelatan olahraga sekelas Sea Games XXVI di bulan November 2011. Prestasi pertama PSCC adalah sukses menyelenggarakan kompetisi olahraga Asian Men's Volleyball Championship 2011 yang diikuti oleh klub-klub profesional dari 12 negara Asia. Kualitas fisik bangunan dan struktur PSCC sudah dipuji banyak pihak. Beberapa pejabat pemerintahan menobatkan PSCC sebagai gelanggang olahraga no. 1 di Indonesia dan lapangan bola volinya terbaik di seluruh Indonesia. 
PSCC yang mengusung tagline Urban City Hall merupakan venue terbaik saat ini di Palembang. PSCC didesain untuk mengakomodasi be…

Pulau Mas Plaza Palembang

Pasca kebakaran besar pada Desember 2005 gedung yang dulunya merupakan Hotel berbintang tiga yang bernama KING dan, di mana juga ikut menghanguskan JM pulau Mas di lantai 3 yang dulunya merupakan  cabang terbesar di Palembang setelah JM Pusat, berikut juga toko-toko aksesoris komputer dan handphone, makanan cepat saji dan lain-lain.
Pada November 2011 yang lalu gedung ini mulai beroperasi kembali, walaupun tenat yang ada baru sebatas di lantai 1 itupun sebagian besar berupa berikut juga toko-toko aksesoris komputer dan handphone. Belum tahu apakah Hotel "KING" masih akan beroperasi di sini karen sampai saat ini untuk lantai 2 sampai lantai 6 masih kosong dan masih di lakukan renovasi di dalamnya
Jika di di lihat dari konsep bangunan memiliki kesamaan dengan arsitektur pasar Kepandean Palembang terutama jika di lihat dari sebelah kiri,

Palembang, Atmo , 0512, Dodi NP

Pola Pemukiman di Kawasan Talangsemut, Kota Palembang

Sumber  : http://aryandininovita.blogspot.co.id/ I
Selama berdirinya, Kota Palembang yang telah berusia 13 abad lebih telah mengalami perkembangan yang sangat menarik untuk dikaji dalam studi perkotaan. Pada masa Sriwijaya, ketika ditetapkannya kota ini menjadi sebuah pemukiman, Dapunta Hyang Sri Jayanasa dengan cermat menata kota ini sedemikian rupa sehingga menjadi wilayah yang layak untuk dimukimi.
Berdasarkan data arkeologi, perencanaan kota terlihat dari penempatan bangunan-bangunan keagamaannya. Lokasi situs-situs keagamaan tersebut umumnya ditempatkan di daerah yang jarang dilanda banjir atau di lahan yang dikelilingi saluran buatan. Situs-situs arkeologi tersebut umumnya berada di meander Sungai Musi yang berupa tanggul alam atau tanah yang meninggi (Purwanti dan Taim 1995: 65 - 69).
Hal ini menunjukkan bahwa dalam menentukan lokasi pemukiman, Sri Jayanasa menempatkannya sesuai dengan kondisi geografis Palembang, yaitu di lahan yang lebih tinggi dari daerah sekitarnya yang berupa …