Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2012

Amanzi Waterpark Palembang

Sejak beroperasi akhir tahun lalu, Amanzi Waterpark telah menjadi salah satu icon wisata di Kota Palembang.Tentu ini membanggakan masyarakat  Kota Palembang. Bagi wisatawan yang datang ke Kota Palembang,  tidak sempurna jika belum merasakan sensasi yang luar biasa dengan bermain air di Amanzi Waterpark yang berada di kawasan perumahan CitraGrand City. Jika sudah begitu, tentu masyarakat Kota Palembang  akan lebih menyesal lagi jika belum menikmati Amanzi Waterpark yang memiliki wahana permainan komplit berikut fasilitas pendukungnya yang dapat membuat enjoydan rileks.
Program yang sudah berjalan di Amanzi Waterpark antara lain : Student Rate (ratekhusus untuk pelajar/mahasiwa), Birthday Package  (paket khusus yang akan merayakan ulang tahun), Friends & Family Package, dan Voucher Ticket(bisa digunakan untuk souvenir atau program promosi).
Bermain air bersama keluarga atau teman di Amanzi Waterpark memang sangat menyenangkan. Bagaimana tidak, sarana rekreasi dan olahrag…

Bus Rapit Transit (BRT) Trans Musi Palembang

Keberadaan Bus Rapit Transit (BRT) Transmusi bagi masyarakat Kota Palembang merupakan bentuk upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mewujudkan pelayanan terbaik di bidang transportasi.

Bidang angkutan umum yang satu ini merupakan salah satu program Pemkot Palembang dalam penyelenggaraan green transportation atau transportasi hijau karena Transmusi merupakan moda angkutan berbahan bakar gas. Sistem transportasi hijau dari Transmusi ini sesuai dengan keputusan wali kota untuk menjadikan Palembang sebagai kota yang bermoto Green,Clean, and Blue.

Selain memberi pelayanan terbaik berupa kenyamanan dan keramahan lingkungan, dasar program pengadaan transportasi massal Transmusi juga untuk meredam sekaligus menghilangkan kesan ketidakaturan angkutan jenis bus kota yang terkadang tanpa memperhatikan aspek keselamatan.

Untuk itu, Pemkot Palembang menargetkan keberadaan angkutan bus kota tidak boleh beroperasi lagi di ruas jalan protokol kota paling lambat akhir tahun 2013 men…

Bentor Baturaja

Bentor merupakan singkatan dari 'Becak Bermotor'.seperti di kota-kota lainnya yang merupakan angkutan alternatif pengganti becak atau bendi yang sudah tidak beroperasi lagi, dengan menggabungkan kereta penumpang yang digabungkan dengan sepeda motor. Bentuk keretanya beroda dua mirip becak. Kereta itu kemudian digabungkan dengan sepeda motor dan menjadi alat angkut beroda tiga yang populer di masyarakat.
Seperti di daerah Baturaja juga dapat kita lihat sejumlah bentor berkeliling mengitari kota untuk mencari penumpang dengan tarif di kisaran 10 - 20 rb. Bentor di Baturaja sendiri ada 2 jenis ada yang seperti Bentornya Gorontalo dimana  kereta penumpangnya ada di depan dan ada juga seperti Bentor Siantar yang menyamping. Di  Sumatera Selatan sendiri hampir di setiap kota kabupaten memiliki bentor dengan ciri khas masing-masing seperti di Palembang, OI, Lahat dan beberapa tempat lainnya.
Baturaja, Pasar Baru, 0412, Dodi NP

Baturaja, OKU, Sumatera Selatan

Nama Kabupaten Ogan Komering Ulu diambil dari nama dua sungai besar yang melintasi dan mengalir di sepanjang wilayah kabupaten OKU, yaitu sungai Ogan dan Sungai Komering. Berdasarkan sejarah, sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Nomor 9 Tahun 1997 tanggal 20 Januari 1997, Tahun 1878 ditetapkan sebagai tahun kelahiran nama Ogan Komering Ulu. Sedangkan berdasarkan peraturan perundang-undangan, Kabupaten Ogan Komering Ulu terbentuk dengan keluarnya Undang-undang Nomor 11 Tahun 1950 tentang Pembubaran Negara Bagian Sumatera Selatan dan Peraturan Pemerintah Penganti Undang-undang Darurat Nomor 3 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Sumatera Selatan menjadi Propinsi didalam Negara Republik Indonesia.
Selanjutnya melalui Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor GB/100/1950 tanggal 20 Maret 1950, ditetapkan batas-batas wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan ibu kota kabupaten di Baturaja. Sejalan dengan Undang-undang Darurat Nomor 4…

Sejarah Yayasan IBA

Kesempatan memperoleh pendidikan, sebelum revolusi dan pada awal kemerdekaan, sangatlah terbatas. Banyak anak-anak yang tidak dapat sekolah. Keprihatinan ini membangkitkan kehendak almarhum Bapak Bajumi Wahab, yang didukung isterinya almarhum Ibu Sajidah, untuk menyelenggarakan pendidikan bagi masyarakat. Sehingga ada generasi penerus yang mampu menciptakan dan membangun dunia usaha.

Foto Gedung Yang saat ini di pakai sebagai gedung Olahraga dan ruangan anak-anak TK.
Pendiri Yayasan
Maka kemudian, Bapak Bajumi Wahab, sebagai donator tunggal, dibantu kerabat beliau almarhum dr. M. Isa, almarhum Nasaruddin Nuch dan almarhum Dentjik Wahab, mendirikan yayasan pendidikan yang diberi nama Yayasan IBA, yang merupakan kesatuan dari nama Ida dan Bajumi. Secara legal, Yayasan IBA disahkan pada tanggal 01 September 1959 dihadapan Notaris Tan Thong Kie, tercatat dalam akte no. 48 dan tambahannya no. 61 tanggal 29 Juli 1960. Serta dimuat dalam lebaran Negara no. 60 tahun 1960.

Perguruan I…

Aseli Cibaduyut Ceritanya Awet Sampai Buyut

Unik juga iklan yang saya temui satu ini, awalnya dikirain hanya iklan biasa tetapi setelah di perhatikan dengan seksama kenunikannya ada pada kata-kata dan gambarnya, dengan mengusung tulisan "Aseli Cibaduyut Ceritanya Awet Sampai Buyut" memperlihatkan sepatu kulit kotor yang tahan lama, Ikaln yang bekerja di sponsori oleh Kementerian Pedagangan Republik Indonesia merupakan bentuk promosi akan cinta 100% produk Indonesia, yang uniknya di situ juga ada trimakasihku.com sang "spesialis" berbagi cerita.
Dengan posisi iklan yang tepat berada di simpang empat Jakabaring, merupakan sarana yang pas untuk menggugah orang cinta kepada produk dalam negeri
Palembang, Simpang 4 Jakabaring, 0412, Dodi NP

Kapal Feri Penghubung Palembang & Pulau Bangka

Bangka dan Belitung yang identik dengan kota timah dan memiliki gususan pantai yang menjadi asset pariwisata, dari kota Palembang sendiri untuk mencapai kawasan ini ada beberapa alternatif sarana transportasi seperti :Pesawat, Kapal Feri ataupun kapal cepat.
Seperti foto diatas kapal Feri yang baru datang dari Bangka ke Palembang yang akan bersandar di pelabuhan 35 ilir. Untuk kapal feri merupakan transportasi yang paling murah di bandingkan dengan pesawat terbang ataupun kapal cepat walaupun dengan lama perjalanan kurang lebih 5 - 6 jam, di tambah lagi jika kita ingin membawa sendiri Mobil kapal feri merupakan pilihan yang pas.
Sejarah Kapal Feri di Palembang


Pada era 1800-an, pola perdagangan di Sumsel adalah moda angkutan air. Terutama pada tahun 1880, perdagangan di daerah ini –baik dari wilayah pedalaman maupun dari Kota Palembang sebagai sentral dilayani oleh kapal uap, yang lazim disebut Hekwieler atau "kapal roda lambung" atau kapal "Marrie".
Kapal-kapal i…