Langsung ke konten utama

Telok Abang Palembang





Telok Abang dan Agustus di Palembang memang tidak bisa lepas dari tradisi di kota ini, mainan yang sudah ada sejak sebelum zaman kemerdekaan  memang sangat menarik dan hanya ada di kota ini dan hanya saat menjelang Agustusan, Telok abang yang awalnya hanya berbentuk pesawat terbang sekarang ini sudah banyak modifikasi ada jenis scooter, becak, bus, helikopter, tank dan lain sebahagainya.

Jalan merdeka merupakan pusat dari penjualan telok abang di mana dari depan eks hotel musi, simpang istiqomah sampai ke simpang 26. walaupun di tahun 2008 ini masih banyak penjual telok abang melihat kondisi ini mungkin tradisi ini akan bisa bertahan lama.

Ada juga yang lain yang berkaitan dengan Agustusan di Palembang selain Telok Abang yaitu "Telok Ukan" dan "Ketan Sepit", di manana dua benda ini juga mengiringi setiap adanya telok abang tetapi tidak "sepopuler" telok abang.

Dalam bahasa Palembang, Telok berarti telur dan Abang berarti Merah. Telok Abang awalnya adalah telur ituk telur yang dei beri perwana "kesumbo" yang berwarna merah. Kesumbo sendiri merupakan pewarna yang di gunakan untuk mewarnai karung goni untuk beras ataupun gula. Karena bahan yang tidak aman untuk dikonsumsi, saat ini para penjual mengganti pewarna kesumbo dengan pewarna kue atau yang biasa dikenal dengan abang kue. karena kalau di lihat warna merah dari perwarna tersebut meresap sampai warna putih telur tersebut berubah.

Sejak peringatan Ulang Tahun Ratu Belanda Wilhelmina II masyarakat Kota Palembang telok abang ini untuk meriahkan acara ulang tahun tersebut, yang saat itu banyak di jual di acara pasar malam di sepanjang bekangdam (Boom Sekanak) sampai ke arah benteng kuto besak.

Setelah era kemerdekaan telok abang ini mengalami banyak walaupun "brandmark" utamanya adalah kapal terbang yang terbuat dari gabus yang di atasnya di tancapkan telok abang ini, semakin tahun jenis nya semakin bertambah seperti bentuk kapal laut, becak, vespa, tank dan lain sebagainya, dengan bahan pembuatannya pun dari mulai kardus, styrofoam, ataupun plastik.

Komentar