Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2008

Kumbu Kacang Merah

Kumbu kacang merah yang banyak di jual di penjual kue ini cocok untuk cemilan di pagi atau sore hari, selain kumbu kacang merah ini ada juga kumbu kacang hijau bedanya kalau yang kacang merah tidak menggunakan kulit.

Resep Kumbu Kacang Merah
Bahan :
400 gr kacang merah
-150 gr gula pasir halus
- 150 ml Santan kelapa
-60 ml air
- 2 sdm tepung ketan
- ¼ sdt vanili
-¼ sdt garam

Cara Membuat
-Rendam kacang merah selama 3 jam.
-Kukus/rebus, haluskan.
-Campur semua bahan isi dan masak di atas wajan hingga kalis.
- Angkat dan dinginkan di dalam Loyang

Pemotongan Dapat di lakukan setelah kumbu dingin dengan melepas dari loyang dengan pisau tajam dan tipis, potong bagian mendatar terlebih dahulu kemudian baru bagian vertikal.

Selamat mencoba

Pemilu Dan Black Campagin

Segala sesuatu di lakukan untuk mendapatkan posisi no 1 di kota ini, salah satunya "Black Campagin" dimana saling buka aib ini di lakukan pihak yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan untuk mengambil simpati dari masyarakat, memang kekuasaan memiliki magnet yang besar yang membuat orang berbuat apa saja... siapa yang tidak mau dengan jabatan sebesar itu dan gaji yang sebesar itu......?.  -------------------------
PALEMBANG (Suara Karya): Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar HR Agung Laksono meminta agar Ir H Alex Noerdin SH tetap tenang menghadapi praktik kampanye hitam atau black campaign yang menyerang dirinya dalam persaingan menuju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan. 
"Berbagai cara orang untuk menjatuhkan. Ini (black campaign--Red) jangan menjadi budaya politik kita. Saya kira tidak perlu panik karena orang tahu ini black campaign. Kita maju terus, tidak ada langkah mundur," kata Agung saat ditemui wartawan usai acara Deklarasi Bersama Part…

Lomba Cerios Baso Palembang Asli

Lomba yang di dakan sore kemaren hanya di ikuti oleh 4 pesert padahal pada tahun-tahun sebelumnya pernah 10 sampai 15 orang yang ikut serta, saat bertanya dengan mereka seluruhnya berasal dari Kerukunan Keluarga Mangcik Bikcik Palembang (KKMBP) yang juga bertugas melakukan edukasi tentang "Bebaso" ini malahan KKMBP dapat di pantau melalui jalur radio amatir.

KKMBP menurut mereka tidak di khususkan untuk orang Palembang tetai juga untuk orang dari daerah lain yang ingin memperdalam dan mengenal kebudayaan dan tradisi Palembang dan salah satunya "Bebaso" ini, malahan ada peserta putra daerah Tulung Selapan yang ikut berpartisipasi dalam lomba "Cerios" ini.

Hajir Marawis

Marawis
Marawis adalah salah satu jenis "band tepuk" dengan perkusi sebagai alat musik utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian Timur Tengah dan adapt lokal dan memiliki unsur keagamaan yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta.

Sejarah kesenian marawis berasal dari negara timur tengah terutama dari Yaman Nama marawis diambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Secara keseluruhan, musik ini menggunakan “hajir” (gendang besar) berdiameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 Cm, “marawis” (gendang kecil) berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm, “rumbuk” (sejenis gendang yang berbentuk seperti dandang, memiliki diameter yang berbeda pada kedua sisinya), serta dua potong kayu bulat berdiameter sepuluh sentimeter. Kadang kala perkusi dilengkapi dengan tamborin atau krecek. Lagu-lagu yang berirama gambus atau padang pasir dinyanyikan sambil diiringi jenis pukula…

Atraksi Seni Dan Budaya Festival Palembang Darussalam X

Beberapa tarian dan lagu di tampilkan di sini untuk menyemarakan Festival Palembang Darussalam ke X. Bebarapa saggar seni yang tampil di sini seperti dari Gallery Mir Senen, Sanggar Rumah Elok dan beberapa sanggar lainnya.

Pembukaan Festival Palembang Darussalam X

Festival Palembang Darussalam ke X yang di buka langsung oleh Menteri Sekretaris Negara yang merupakan putra Palemhang Bpk Hatta Rajasa, di langsungkan di halaman masjid SMB II, festival yang akan berlangsung sampai dengan 17 September 2008 ini akan berisi acara-acara seperti lomba nasyid, lomba memasak palembang, lomba cerios baso palembang, seni silat dan berbagai agenda lainnya.

Panji & Umbul-umbul

Panji-panji & umbul-umbul ini mengiringi dari rombongan ziarah kubro dimana panji-panji dan umbul-umbul ini bertuliskan asma allah dan kalimat suci lainnya.

Ziarah Ke Kambang Koci

Terakhir ziarah menuju pemakaman auliya di kambang koci di tengah terminal peti kemas Palembang, di sini juga ada pembacaan Surah yassin, tahlil dan doa-doa yang di akhiri dengan makan siang bersama.

Ke Pemakaman Kawah Tengkurep

Setelah dari Pemakaman Pangeran Syarif Ali rombongan bergerak menuju ke pemakaman kawah tengkurep sama seperti di Pemakaman Pangeran Syarif Ali di sini juga di adakan pembacaan surah yassin dan doa-doa, dan selama perjalanan tetabuhan marawis terus menerus di lakukan yang di iringi dengan puji-pujian kepada Allah dan Nabi Muhammad SAW.

Ke Pemakaman Pangeran Syarif Ali

Tujuan dari ziarah pertama adalah Pemakaman Pangeran Syarif Ali yang terletak di wilayah 5 ilir, di sini di lakukan pembacaan surah Yassin dan doa -doa.

Ziarah Kubro #1

Sebelum melakukan ziarah rombongan berkumpul di kampung Sungai Bayas 10 ilir di mana rombongan bukan hanya berasal dari Palembang saja banyak yang datang dari luar propinsi bahkan dari luar negeri.
Ziarah kubro ini di lakukan seminggu sebelum puasa Romadhon.

Bendera Di Lorong

Bendera-bendera merah putih seperti ini sering di temukan di lorong-lorong di kota ini, tetapi justru jarang di temukan di komplek-komplek elit.

Pesta Rakyat #3

Lomba karaoke dan busana muslim anak-anak di kelurahaan 11 ilir Palembang