Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2008

Berharap Limpahan Rezeki

Tukang becak yang mangkal tepat di depan gerbang keluar stasiun kereta api Kertapati ini tetap semangat menjemput rizki dari Alllah, berharap dapat limpahan rizki dari penumpang kereta api yang akan menggunakan jasanya.

Lihab Palembang

Lihab yang di sebut juga "Kasur Palembang" banyak di jumpai di pasar-pasar di palembang tetapi untuk pusatnya bisa mampir di pasar 26 ilir Palembang.
Kasur Lihab pertama kali diperkenalkan dan diproduksi oleh pengrajin dari kota Palembang - Sumatera Selatan. Karena pertama kali berasal dari kota Palembang maka sebagian masyarakat / konsumen lebih familiar menyebut kasur Lihab dengan sebutan Kasur Palembang. Tapi ada juga yang menyebut dengan Kasur Santai, Kasur Lantai ( Karena sifat dan fungsinya memang efektif dan efisien digunakan dalam segala kondisi) dengan berbagai ukuran. Baik untuk dirumah maupun dibawa untuk berpergian/Piknik bahkan sebagai sajadah untuk shalat.
Pada Tahun 1999 Kasur Lihab mulai membanjiri Kota Palembang - Sumatera Selatan sebagai Kota cikal - bakal lahirnya produk Kasur Lihab. Disetiap sudut banyak terdapat industri rumah tangga yang memproduksi kasur Lihab. Para pekerjanya adalah ibu-ibu rumah tangga yang berkerja sambilan dan anak-anak remaja ya…

Tangki CPO

Tangki-tangki CPO banyak menghiasi sudut kota ini, apalagi dekat dermaga Boom Baru, hal ini wajar karena Palembang banyak memilik perkebunan kelapa Sawit, jika terjadi kebocoran bisa menyebabkan masalah yang besar
Foto di ambil dari lokasi rumah sakit pelabuhan Palembang

Stadion Patra Jaya

Patrajaya yang Tidak Jaya Lagi

Jakarta - Klub sebesar (almarhum) Krama Yudha Tiga Berlian pernah menjadikan stadion ini sebagai kandang kebesarannya. Ironis, Stadion Patrajaya kini bahkan tidak punya fasilitas penerangan.Stadion yang terletak di kawasan Plaju, Palembang, itu dalam dua hari belakangan ini sedang menjadi bahan perbincangan para penggemar sepakbola setempat. Pasalnya, gara-gara tak ada lampu, partai final PON XVI antara Jawa Timur versus Papua tidak selesai sampai tamat setelah hari gelap.Padahal Stadion Patrajaya punya kenangan manis di jaman baheula. Dari 1987 sampai 1990, ketika Palembang menjadi markas KTB, stadion ini dijadikan home base bekas klub juara Galatama itu. KTM juga pernah bertanding melawan klub tenar Singapura Geylang di tempat ini. Waktu itu KTB lebih memilih Stadion Patrajaya dibandingkan Stadion Bumi Sriwijaya lantaran melihat fasilitas dan kondisi lapangan yang lebih baik. Namun, sejak KTB pindah ke Bekasi di tahun 1990, stadion kebanggaan ini menj…

Rusun Palembang

Rumah susun di Jl Radial kawasan 26 ilir kalau di lihat terkesan kumuh, mungkin pemerintah perlu melakuakan penataan di Lingkungan ini.

Lukisan Pembakaran Kuto Gawang

Lukisan pembakaran kraton kuto gawang setelah kelalahan dengan VOC 1659, sehingga kraton tersebut rata tanpa bekas yang sekarang bekas kraton kuto gawang tersebut menjadi pabrik PT Pusri

Ngidang

Cara makan pada tradisi Palembang yang sudah mulai menghilang tergantikan dengan gaya makan parasmanan.

Pengantin Palembang

Pada saat pengantin lelaki di antar kembali ke tempat pengantin prempuan sebelum acara munggah dan diarak pakai rebana. Mempelai laki-laki diantar oleh keluarganya dengan membawa barang-barang, dari bahan makanan sampai pakaian, yang diletakkan di dalam nampan atau hidangan, namanya “gegawan”.
Mempelai laki-laki didampingi seorang pendamping, yang membawa bunga langsir. Ini melambangkan penyerahkan dari pihak laki-laki untuk diterimakannya menjadi keluarga pada pihak wanita. Arak-arakan ini dinamakan “munggah”.

Barongsai

Jl Sudirman

Jembatan Musi II

Jembatan yang banyak di lalui kendaraan untuk keluar kota Palembang ini sangat membantu mengurangi beban Jembatan Ampera.

Bartender Latihan di BKB

Terlihat di BKB rombongan anak muda ini latihan memutar botol dan Drink Shaker (Untuk pencampur minuman), saat di tanya mereka jawab sedang latihan untuk kompetisi bartender, dan latihan di sini lebih empuk kalau jatuh resiko pecahnya kecil.

Pengunjung di Festival Sriwijaya XVII

Parade Perahu Hias

Upacara Hari Jadi Palembang ke 1325

Festival Sriwijaya XVII

Masjid Agung

Talang Tuo

Tugu Tank Cinde

Lakso

Salah satu makanan khas Palembang, yang di buat dari tepung beras yang menyerupai mie dan di siram dengan kuah kuning.
Resep Membuat Lakso
Bahan:
1 kg ikan tenggiri
500 gr udang galah yang sudah direbus
500 gr ( mie yang di buat dari tepung beras berwarna putih bukan dari mie kuning, bihun atau soun yang ada di pasaran)
1 l santan
3 sdm cabe halus pedas

Haluskan:
250 gr ebi
20 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 sdm ketumbar
2 sdt jintan
2 cm lengkuas
serai, memarkan
4 batang garam

Pelengkap:
300 gr tauge, buang akarnya
1 buah kol, iris halus
2 buah ketimun, iris batang korek api
2 batang daun bawang, iris halus
20 lembar daun selasih *), iris halus
5 lembar daun kesum **), iris halus (kalau ada)
2 buah jeruk limau

Cara membuatnya:
Bersihkan ikan, lalu rebus hingga lunak. Buang durinya dan haluskan dagingnya. Masak santan hingga bergolak, masukkan cabe halus, udang, dan ikan tenggiri yang sudah lumat. Aduk sebentar. Masukkan bumbu halus dan masak hingga mendidih dan icipi r…

Serba 5 Ribu

Rusunanwa

Berbahasa Cina

Rumah Limas Har

Satu-satunya rumah adat Palembang yang berdiri di sepanjang Jalan Protokol dan tetap tegar di antara angkuhnya gedung-gedung tinggi, semoga terus lestari.

Pembacaan Surat Suara

Penghitungan Suara

Bilik Suara

Pilkada Walikota Palembang 2008

Pemungutan suara di TPS - TPS untuk Pilkada Walikota Palembang 2008.

Makam Sultan Agung 1 Ilir Palembang

Kompleks Makam Sultan Agung Komaruddin Sri Teruno (1718-1727 M) merupakan salah satu kekayaan arkeologi di Kota Palembang. Kompleks ini terdapat di kawasan Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II.

Pertempuran Palembang 5 hari 5 malam 1-5 Januari 1947

Beberapa sudut Palembang saat perang 5 hari 5 malam 1-5 Januari 1947
Palembang merupakan kota yang sangat strategis di Sumatera Selatan. Sebagai kota tua, Palembang banyak menyimpan sejarah perjuangan rakyat. Keberadaan Palembang yang dibagi oleh Sungai Musi menambah eksotismenya. Ciri khas kota Palembang sebagai kota yang sangat didominasi oleh air, bahkan oleh Belanda sebelum Perang Dunia II, pernah dipromosikan sebagai “Venetie van het Verre Oasten” atau “Venesia dari Timur Jauh”. Kekayaan alam Sumatera Selatan menjadi kebanggaan sekaligus ancaman dari bangsa asing.
Setelah Perang Dunia II, Sekutu memboncengi NICA ke Indonesia dengan maksud agar Belanda dapat kembali menguasai Indonesia. Konflik RI dan Belanda semakin menimbulkan ketegangan. Para pasukan RI, lasykar dan rakyat berusaha mempertahankan kemerdekaan yang telah dicapai pada 17 Agustus 1945. Usaha untuk mencapai kepentingan Belanda berlanjut dengan pertempuran besar. Pertempuran besar yang menentukan antara lain Bandung…