CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

Eks Bioskop Di Seberang Ulu Palembang

Di kawasan seberang Ulu sendiri di era awal 1990-an masih banyak bioskop yang sempat beroperasi sebuatlah seperti Bioskop Odeon yang pernah berjaya di kawasan 7 ulu, Bioskop Apollo dan Bioskop Dewi di 10 ulu, Bioskop kertapati di Jl. Ki Wahid Hasyim dan Bioskop Asia di Jl. Di Panjaitan Lr. Asia, walaupun saat ini mereka sudah tutup usia kalah bersaing dengan bioskop modern saat ini.

Bioskop Yang Sudah Ada Sebelum Tahun 1950-an
Exs bioskop Asia yang terletak di Lr. Asia di Plaju yang saat ini menjadi komplek perumahaan 

Exs Gedung bioskop Persatuan Kertapati yang saat ini menjadi gedung Suzuki dan mini mart

Gedung Eks Bioskop Dewi yang sudah menjadi ruko 2008
Bioskop Dewi yang terletak di samping klenteng dewi kwan im pasar 10 ulu satu arah dengan jalan ke arah dermaga 10 ulu, pada era tahun 1947-an bioskop ini memiliki nama "Bioskop Oranje", yang merupakan salah satu bioskop terkenal di kawasan uluan saat itu, dan berubah lagi menjadi bioskop Merdeka dan setelah itu baru menjadi bioskop dewi (yang di ambil dari kata dewi kwan im).

Eks Bioskop Dewi Update 2019
Bioskop kalangan menengah ini di era 90-an menyajikan film-film silat cina dan juga film Indonesia yang saat itu banyak menjual sensualitas di tengah lesunya produksi perfilman Indonesia saat itu, Bioskop dewi sendiri melakukan perubahaan filmnya mulai 1 minggu sampai 1 bulan sekali, dengan fasilitas menggunakan bangku dari kayu yang di lapisi dengan busa (seperti jok untuk becak saat ini) bisa di bilang lumayan sesuai dengan harga yang di bayar saat itu.

Kondisi bioskop yang melayani seadanya saja seperti pepatah " Mati segan hiduppun tak mau" membuat bioskop ini pun harus berjalan terseok-seok di tambah lagi dengan di bukanya Cineplex 21 di kawasan ex bioskop Lucky Taman Pancawaran / Cinde dan Bioskop 21 di Internasional Plaza, menjadikan bioskop ini kehilangan pamornya.



Kelebihan bioskop dewi saat itu adalah adanya tempat permainan game koin (ding dong) tepat toko di samping pintu masuknya ( Sekarang sudah menjadi toko pakan ayam), jadi kadang sambil menunggu film selesai kita bisa bermain ding dong terlebih dahulu.

Bioskop Yang Sudah Ada Setelah Tahun 1970-an

Gedung Exs Bioskop Odeon

Bioskop Odeon yang terletak di kawasan Jl. Sukarjo Harjo Wardoyo di kawasan 7 ulu ini sudah eksis sejak akhir tahun 1970-an, informasinya bahwa pemilik bioskop odeon ini yang juga memiliki bioskop makmur, bioskop yang termasuk salah satu tujuan untuk menonton di kawasan 7 ulu selain bioskop dewi dan Apollo di kawasan 10 ulu, tetapi memasuki era 1990-an persaingan semakin berat, biaya operasional yang sudah tidak sebanding dengan pemasukan memaksa bioskop ini menghentikan operasi yang saat ini menjadi gudang ekspedisi darat, yang lucunya dulu banyak berkembang di masyarakat cerita-cerita horor yang terjadi di dalam bioskop ini sebelum menghentikan operasinya.


Gedung Eks Bioskop Apollo di 10 ulu
Tidak jauh berbeda dengan bioskop Apollo yang tidak berjauhan dengan bioskop dewi juga tidak bisa bertahan dengan persaingan bioskop di kota Palembang, juga harus mengakhiri geliat usahanya di akhir 1990-an.

Dengan konsep kursi kayu yang di lapisi dengan busa seadanya menjadikan bioskop yang satu ini menjadi tempat ajang "pacaran" remaja di era tersebut. Dengan menyuguhkan film-film silat cina, film Indonesia dan terkadang film India.

Bioskop Apolo Update 2019

Previous
Next Post »
0 Komentar