Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2007

Tuturan Pemanggilan dalam Masyarakat Palembang

Seperti halnya kebudayaan yang ada di dalam masyarakt lain tutur dalam pemanggilan kekerabatan sangat erat kaitannya seiring dengan kebudayaan/ tradisi muncul dan berkembang di masyarakt Palembang.
Dengan telah di kenalnya gelar-gelar seperti Raden, Masagus, Kemas dan kiagaus membuat struktur pengucapan dalam kehidupan sehari-hari juga ikut berperan apalagi, masarakat Palembang kental dengan aggapan “Tidak Bisa Menyebut huruf “R”.
Di Palembang ada berbagai panggilan sehari hari yang merupakan bentuk penghormatan dan bentuk penghargaan baik di dalam keluarga ataupun di luar keluarga.
Dulu di masyarkat Palembang sendiri panggilan kepada orang tua sangat sederhana yaitu Abah (orang tua laki-laki) dan Ebok / Emek, (Bentuk panggilan kepada seorang Ibu), tetapi seiring dengan perkembangn zaman saat ini tuturan panggilan kepada orang tua juga ikut berubah sesuai dengan yang ada pada zaman saat sekarang (Ayah, Papa, Papi, Bapak / Ibu, Bunda, Mama, Mami) dan lain sebagainya, tetapi pada sebagian …