CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

03 September 2016

Nasi Minyak Samin H Abuk, Kuliner Favorit Kesultanan Palembang

Nasi Minyak Samin H Abuk, Kuliner Favorit  Kesultanan Palembang
Salah seorang pengunjung menunjukkan kare kambing yang biasa disantap bersama nasi samin H Abuk di Jl Slamet Riyadi, 8 Ilir, Palembang. 
SRIPOKU.COM, PALEMBANG--- Masuknya orang India ke Palembang sejak zaman kesultanan Palembang ternyata juga mempengaruhi kuliner di bumi Sriwijaya ini.
sumber foto : http://www.banyumurti.net/
Konon pengemarnya orang orang kesultanan menyantap hidangan nasi minyak berpengaruh hingga saat ini. Padahal nasi minyak di Palembang di bawa oleh orang orang India saat berada di Palembang. Tidak sulit menemukan warung makan yang menjajakan nasi minyak Samin. Setiap sudut kota di Palembang masih ada. Termasuk salah satu warung makan yang digemari penikmat kuliner milik H Abuk di kawasan Jalan Selamet Riadi Pasar Kuto 8 Ilir Palembang.
Sumber foto : http://www.banyumurti.net/
Disini nasi Samin asli dibuat oleh orang orang keturunan Ayib. Dengan berbagai lauk pauknya yang bervariasi mulai dari ikan, ayam, hingga kambing semua tersedia. Namun yang paling banyak dinikmati oleh pecinta kuliner nasi minyak Samin kari Kambing. Menurut pemilik warung makan, H Abuk mengatakan, ia mulai membuka rumah makan nasi minyak Samin pada periode 1980-an. Saat itu, diakunlinya tak sengaja membuka rumah makan. Karena niat awalnya cuma bersedekah dengan menyediakan nasi minyak Samin setiap pekannya. Namun lama kelamaan banyak peminat nasi minyak tersebut. Sehingga dirinya terdorong untuk membuka rumah makan nasi minyak Samin. 
Abuk mengatakan, cara membuat nasi Samin yakni pertama siapkan bahan-bahan kemudian panaskan minyak dalam wajan. Masukkan margarin tumis bawang bombay dan bawang putih hingga layu. Tambahkan nanas dan tomat. Masukkan semua bumbu bumbu tumis sampai harum. Masukkan beras yg sudah dicuci, aduk rata. Tambahkan susu dan air. Aduk aduk terus dengan api kecil hingga semua air meresap kemudian tambahkan kismis. Saran untuk takaran airnya takaran beras berbaring takaran cairan = 1 : 1, jadi 5 gelas takar beras : 5 gelas cairan (air+susu). Setelah meresap kukus aronan beras dalam kukusan yg sudah dipanaskan. Kukus hingga matang. Setelah matang taburi bawang goreng.
Sajikan nasi minyak dengan pelengkapnya. Ayam goreng, malbi sapi, acar, sambal nanas dan emping. Dipastikan lidah Anda menemukan sensasi yang nikmat dari makanan tersebut. Untuk harganya tak sampai membuat kantong Anda menjadi tipis. Cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 25 ribu Anda bisa menikmati sensasi makan nasi minyak Samin.
Untuk ke lokasi Anda cukup naik Angkot rute Pasar Kuto dengan biaya Rp 3000. Turun di Pasar Kuto jalan sedikit ke arah jalan Perintis Kemerdekaan Anda akan menemukan barisan rumah makan. Rumah Makan H Abuk berada di barisan itu. Disarankan bagi pengunjung datang lebih awal sebelum jam makan siang karena setiap hari selalu dipenuhi pengunjung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...