CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

05 Juli 2016

Kue Pare Khas Palembang Cuma Ada di Bulan Ramadhan

Kue Pare
PALEMBANG, ASSAJIDIN.Com — Mendengar nama kue pare, bagi orang Palembang yang tidak pernah mencicipi kue pare akan langsung membayangkan kue ini terbuat dari bahan dasar pare dan memiliki rasa pahit. Salah sekali jika kue ini hanya disamakan dengan namanya sayur pare karena kue pare memilki rasa manis dan renyah. Kue ini memiliki kemiripan seperti kue klepon yang berwarna hijau, hanya saja kue pare berbentuk seperti pare dengan isi gula merah campur kelapa dan tidak dilumuri kelapa di luarnya. Sedangkan, kue klepon berwarna hijau dengan isi gula merah cair dan tidak dilumuri dengan kelapa parut.

“Kue Pare berbahan ketan ini, hanya bisa ditemui pada bulan Ramadhan,” kata salah satu pedagang kue pare di pasar bedug 10 Ulu, kepadaAssajidin.com, beberapa waktu lalu. Sehingga menjadi menu yang paling banyak diburu oleh masyarakat Palembang. Hanya saja kue pere hanya bisa ditemukan di tempat-tempat jajanan berbuka puasa tertentu, seperti pasar-pasar bedug besar yang menjual berbagai makanan khas Palembang, Pasar beduk Seberang ulu, pasar bedug muhammadiyah dan pasar bedug Tanggabuntung.

Kue pare miliki manfaat bagi kesehatan karena mengandung beras ketan yang kaya manfaat sebagai sumber energi, menurunkan resiko penyakit jantung, membantu menangkal radikal bebas, mengatur aktivitas hormon tiroid, menjaga sistem metabolisme tubuh agar tetap sehat, menjaga kesehatan tulang, menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat, menyehatkan sistem pencernaan, membantu mencegah anemia dan mencegah penuaan dini.


Berikut cara membuat kue pare:
Bahan Resep Kue Pare:
· ¾ btr kelapa, parut
· 400 gr gula merah
· 375 gr tepung ketan
· ½ sdt garam
· 500 cc air daun pandan dan suji (dari 5 lembar daun pandan dan 10 lembar daun suji, tumbuk. Dan beri sedikit air, peras. Campur dengan air secukupnya, saring)
Cara membuat Resep Kue Pare:
Membuat isi : Masak kelapa parut bersama gula merah sampai kental, sisihkanCampur tepung ketan, garam, dan air daun pandan sedikit demi sedikit, hingga menjadi adonan yang dapat dibentuk. Cetak dalam cetakan berbentuk pare, isi tengahnya dengan enten-enten. Kukus hingga matang. Angkat . Sajikan panas lebih nikmat.(*)
Penulis: Mellyani Lestari ( http://www.assajidin.com/ )
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...