CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

19 Juli 2012

Sejarah Angkot Di Palembang

Angkot Palembang Jurusan Ampera Kertapati tahun 1960-an
"Pada tahun 1950 itu berbagai jenis kendaraan bekas perang dunia II (dump) dan kendaraan lain tentara kerajaanBelanda dikumpulkan di bekas lapangan terbang Sekojo di Sungai buah dan ditanah kosong dekat kantor DPLAD di ujung jalan Bukit Kecil. Kendaraan-kendaraanbekas (dump) ini dijual kepada umum. Kendaraan-kendaraan inilah yang kemudian dijadikan truk angkutan barang dan opelet (di Palembang opelet ini disebut“taksi”) yang terbuat dari bekas jeep dengan body konstruksi kayu (semacam Jeepney di Manila dengan ukuran lebih kecil). “Taksi” Palembang didominasi oleh jeep hasil rekonstruksi dan renovasi yang kreatif ini".

Angkot Hice Ace Jurusan Ampera Plaju di Jembatan Ampera
Untuk angkot seberang ulu banyak menggunakan mobil-mobil chevrolet yang sering di sebut dengan "opel/oplet". sedangkan untuk di seberang ilir angkot banyak menggunakan Jeef willys.

Secara berangsur dengan mulai beroperasinya kembali perusahaan dealer yang sudah ada sejak sebelum kemerdekaan, seperti Koek & Co yang memasukkan kendaraan merek Chevrolet, kendaraan barupun mulai bermunculan, termasuk juga merek Fiat, Austin, Dodge,Fargo, dan lain-lain. Pada tahun 1985-an  terjadi perubahaan penggunaan kendaraan angkot di Palembang mulai menggunakan produk Jepang yang diangap lebih irit BBM dibandingkan dengan mobil keluaran Eropa.

Angkot di Palembang saat
Dengan mengusung Toyota Hiace yang sudah di modifikasi sama seperti angkot sebelumnya yang bagian belakang menggunakan kayu yang di tutupi dengan plat tipis yang di beri warna sesuai dengan rute masing-masing, seperti di Plaju warna angkot merah, Kertapati warna angkot kuning, Tangga buntung warna coklat dan lain-lain, kecuali Perumnas yang merupakan rute baru sudah menggunakan jenis kendaraan Mitsubishi L-300 dengan warna angkot abu-abu.
Bukan hanya itu saja di bagian kiri kanan angkot juga terdapat tulisan sepert Sejahterah, Singa Permata, Pasific, sehingga tidak heran ada penumpang yang bilang "angkot sejahtera".

Toyota Hiace pickup sumber : serayamotor.co
Pada tahun 2000-an pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk peremajaan angkot sehingga angkot Hiace untuk trayeknya tidak di perpanjang lagi. Sehingga peremajaan angkot pun di lakukan oleh  pemerintah kota Palembang dan di ganti dengan angkot yang ada saat ini. Untuk angkot-angkot jenis Hiace yang tidak lagi di perpanjang trayek nya banyak di jadikan pickup untuk angkutan bahan bangunan ataupun jadi kendaraan angkutan lainnya.

sumber tulisan : kedaikopi.com dan di rangkum dari sumber-sumber lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...