CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

15 Februari 2010

Imlex 2561 BE di Palembang


Gharu yang di bakar di depan kelenteng Dewi Kwan Im
PALEMBANG, Buana Sumsel- Klenteng Tri Dharma Chandra Nadi atau klenteng Dewi Kwan Im atau dalam bahasa Mandarin disebut Klenteng Soei Goeat Kiang di jalan Perikanan 10 Ulu Palembang menjadi lokasi perayaan Tahun Baru Imlek.
 
“Klenteng Chandra Nadi memegang peranan penting dalam berbagai upacara keagamaan masyarakat Tionghoa. Masyarakat Tionghoa penganut Buddha, Tao, dan Konghucu, terutama yang mempunyai leluhur di Palembang selalu merayakan Imlek di Chandra Nadi dan dilanjutkan ke Pulau Kemaro,” kata Ketua Yayasan Dewi Pengasih Mahmud melalui bagian logistik Yayasan Dewi Pengasih Budi, Sabtu (13/02/10).
 
“Persiapan perayaan Tahun Baru Imlek telah dilakukan selama dua minggu menjelang hari puncak.”Semua dipersiapkan secara matang untuk menyambut Imlek dan pergantian tahun macan ini,” kata Budi.

Menurut Budi Selain 1.000 lampion berwarna merah bergelantungan di sepanjang jalan masuk menuju klenteng Chandra Nadin. Pada puncak acara, Sabtu (13/02/10) pukul 00.00 Wib diperkirakan akan ada 1.000 jamaat yang akan datang.

Pantauan Buana Sumsel pada malam puncak perayaan Imlek, ribuan warga Tionghoa yang bukan hanya berasal dari kota Palembang melainkan ada yang datang dari luar provinsi Sumsel, Bahkan dari luar negeri , Menghidupkan kembang api tepat pukul 00.00 Wib, Sehingga langit Palembang yang gelap, tanpa rembulan, dan hujan gerimis menjadi terang. Kilatan kembang api itu terus saja menghiasi langit Palembang hingga pukul 00.30, Minggu (14/02/10) dini hari. Sementara klenteng sendiri tampak terang-benderang lantaran dihiasi 1.000 lampu lampion. (rdn/bra)
 
Sumber tulisan : http://buanasumsel.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...