CANTUMKAN SUMBERNYA JIKA MENGGUNAKAN GAMBAR ATAU ARTIKEL DARI BLOG INI - HORMATI HAK CIPTA ORANG LAIN.

25 Oktober 2008

21 Oktober 2008

"Mobil Ketek" - Route yang tersisa


Setelah di telusuri mobil ketek yang tersisa dan dapat beroperasi saat ini hanya tinggal 2 unit dengan rute :
Kuning : Pasar 7 Ulu - 1 ulu - Pasar 7 Ulu
Biru : Pasar 7 Ulu - 16 ulu - Pasar 7 Ulu


Dan yang kali ini sempat tertangkap kamera sedang mangkal di pasar 7 ulu (warma Kuning) dimana mobil ketek yang di kemudikan oleh bpk Hermain ini sudah banyak di ganti terutama mesin yang menggunakan kijang dan tangki yang menggunakan drigent, peminat sudah mulai berkurang yang banyak menggunakan ini pedagang yang bawa barang ke pasar dari jam 06.00 s/d 09.00.


Kondisi kendaraan yang juga tidak mendukung turut menyurutkan minat penumpang untuk naik seperti mobil ini rem yang berfungsi hanya ban bagian depan.

16 Oktober 2008

Sungai Sekanak





Salah satu tempat yang dulunya sering sekali di dokumentasikan yaitu "Sungai Sekanak" dimana dulu sungai yang luas ini sekarang sudah berubah 360 derajat kotor dan mirip seperti comberan, apalagi saat musim surut.

Uang Palembang





Mata uang Palembang yang dulunya pernah beredar di wilayah sumatera Selatan ini dapat di lihat di MONPERA, uang yang berasal dari masa pemerintahaan keresidenan dan Penguasa meliter ini hanya sedikit dari peninggalan yang ada di Palembang.

Fly Over Setelah Soft Opening





Kondisi fly over simpang polda di sore hari setelah uji coba pada kemeren harinya (25/9/2008).

15 Oktober 2008

Tower Di Cinde





Bangunan yang paling tinggi di daerah pasar cinde adalah Bangunan ini walaupun lama sudah tidak di gunakan tetapi bangunan ini tetap kokoh berdiri.

Air Mancur Kambang Iwak





Kalau malam bagus sekali apalagi warnanya hijau...keren

Becak





Transportasi yang satu ini memang mengundang polemik di antara kebutuhan dan ketertiban di mana walau modifikasi dengan mesin becak masih tetap di larang untuk beroperasi tetapi masyarakat masih perlu becak karena walau di anggap tidak manusiawi tetapi becak bisa mengangkut banyak barang.

14 Oktober 2008

Bongkol





Kangen dengan Bongkol , bisa di lihat di sini.....
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk membuat campuran lepet ketan putih gunakan kelapa setengah tua dan di parut serong. jangan lupa bunda membeli janur kelapa untuk bungkus. Jika tidak ada janur kelapa dapat juga diganti dengan daun pisang batu. Jika dengan menggunakan daun pisang cara membuatnya seperti kalau bunda membuat lontong nasi.
Cara membuat lepet ketan  ( Bongkol) isi kacang tolo kenyal
Bahan bahan
  • Beras ketan : 1 liter yang berkualitas baik, pilih yang berkualitas sedang hingga baik.
  • Kacang tolo : ± 100 gram.
  • Santan kelapa : ± 1 gelas santan kental.
  • Garam : ± 1½ sendok teh ( secukupnya ).
  • Kelapa parut : ½ butir kelapa muda.
  • Daun pandan : 2 hingga 3 lembar.
  • daun kelapa ( janur ) atau daun pisang batu untuk membungkus.
  • tali plastik ( rafia ) untuk mengikat.
Cara membuat lepet ketan isi kacang tolo
  • Rendam kacang tolo sekitar 2 jam. Kemudian rebus hingga membesar dan matang, lantas tiriskan.
  • Rebus ( santan kental + daun pandan + garam ) hingga mendidih sambil aduk pelan pelan supaya santan tidak pecah.
  • Selanjutnya masukkan beras ketan ke dalam rebusan santan, sebaiknya bunda kecilkan api kompor dan jangan terlalu besar cukup sedang saja. Aduk aduk sebentar.
  • Tunggu sampai santan meresap dengan beras sambil diaduk rata, setelah santan habis meresap lalu angkat.
  • Kemudian masukkan kelapa parut dan juga kacang tolo ke dalamnya, aduk hingga bercampur rata.
  • Bungkus lepet ketan isi kacang tolo seperti bunda membuat lontong nasi.
  • Lalu lipat kedua ujungnya dengan tali plastik atau dengan lidi.
  • Jika bunda menggunakan janur ( daun kelapa ) dengan ikatan memutar.
  • Rebus lepet ketan isi kacang tolo hingga sekitar 3 jam.
  • Lepet ketan isi kacang tolo siap untuk disajikan.
sumber resep : http://saelekko.com/

08 Oktober 2008

Juma't an di awal Syawal 1429 H






Suasana Jumat'an pertama pada bulan Syawal di masjid Agung SMB II.

Pasar Kaget di Masjid Agung SMB II





Adanya hanya saat selepas sholat Jumat, tidak ada di hari lain.

Gulo Puan (Gula Susu)


Gulo Puan made in Pampangan

Makanan yang terbuat dari susu kerbau ini bisa di dapatkan di pelataran masjid agung saat selesai sholat Jumat.

Resep Membuat Gulo Puan


Penjual banyak terdapat di Masjid Agung hanya pada hari Jumat
Bahan :
Susu Kerbau +/- 5 Liter (Bisa juga coba dari susu sapi atau susu kambing mungkin terjadi perbedaan warna).
Gula Pasir 1 Kg
Beberapa lembar daun Pandan

Cara membuat :
Susu, gula dan daun pandan di tuang kuali/belanga yang sudah di panasi dan di aduk terus menerus (seperti membuat dodol) terus di aduk sampai kalis. (butuh sekitar 3-4 jam).

Jangan berhenti mengaduk, kalau tidak gulo puan akan mengalami gosong.

Setelah warna berubah menjadi kuning dan mengkristal dapat diangkat.

Berat saat jadi : +/- 1 - 2 Kg

Harganya cukup mahal +/- 40 Ribu per kilo.
Lengkap klik : Gulo Puan

Anter-Anteran





H+2 ada keluarga yang mau melakukan pernikahan dan ikut saat rombongan membawa "gegawan" saat antar-antaran.

Sudut Kota Yang Lengang






Kelengangan yang masih tampak di beberapa tempat di kota (Simpang Air mancur & Jl pasar baru) ini saat H+1 & H+2

Suasana Di Jembatan Ampera

Lengang saat H+1 Idul Fitri.




07 Oktober 2008

Lebaran Kuliner #4



Jenis kue basah yang sering di sajikan saat lebaran di Palembang. (Bolu Kik, Maksuba, Lapis Legit)

Lebaran Kuliner #3

Malbi
Opor Bebek kering
Pindang Tulang
Rendang
Sambal Buncis

Ini "menu utama" nya.....
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...